Rabu, 06 Januari 2016

LIBURAN KE DANAU RANAU



Danau ranau merupakan danau terbesar kedua di Pulau Sumatera. Danau ini terletak di perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung. Danau ini memiliki pemandangan yang sangat indah terlebih dengan keberadaan Gunung Seminung dan Pulau Marisa menambah nilai keindahan dari Danau Ranau. Tak ayal saya pun ingin sekali menginjakkan kaki di danau ini. Akhirnya pada libur maulid nabi dan natal kemarin kami sekeluarga pun berkesempatan datang ke Danau Ranau.

 
Perjalanan menuju Danau Ranau dari Kota Palembang ditempuh kurang lebih selama delapan (8) jam dengan melewati jalan lingkar tengah Kota Prabumulih, berlanjut ke kota Batu Raja, Muara Dua, dan sampai di Kecamatan Banding Agung. Jalanan menuju Danau Ranau melewati rute ini cukup bagus.

Sesampainya di Danau Ranau hari sudah menjelang magrib, kami pun menikmati sunset terlebih dahulu di dermaga Danau Ranau.

 Sunset di Danau Ranau

Kami menginap di Wisma PT. Pusri dan sudah membooking dari jauh-jauh hari, berhubung ini high season kami pun hanya mendapat dua kamar standar dengan harga Rp. 220.000/kamar + extra bed Rp. 88.000. Padahal kalau kita memesan cottage dengan harga Rp. 440.000, kita bisa menikmati pemandangan langsung ke pinggir danau. Fasilitas kamar standar di Wisma Pusri terdiri dari single bed, meja, lemari, dan kamar mandi. Selain itu, kita diberi sarapan pagi untuk dua orang/kamar. Kalau ada yang ingin memesan kamar silahkan menghubungi PT. Varita (pengelolaan Wisma PT. Pusri di bawah PT. Varita) atau menghubungi Pak Agus (082175131381/085788718035) dan Pak Mukin (082282486694).

 
Wisma PT. PUSRI

Keesokan paginya, kami pun menikmati sunrise di bagian atas wisma pusri sekaligus menikmati pemandangan Gunung Seminung dan Danau Ranau.

 
Sunrise di Danau Ranau

Setelah puas menikmati sunrise, kami pun bersiap-siap untuk menuju Dermaga Danau Ranau dan berangkat menuju pemandian Air Panas Danau Ranau. Untuk menuju Pemandian Air Panas, kami harus menyewa kapal. Kami menyewa satu buah kapal yang mengantar dan menjemput kami ke Pemandian Air Panas dengan harga Rp. 300.000. Kami pun sebelumnya diajak mengelilingi Pulau Marisa dengan kapal.

Kapal yang mengantarkan ke Kolam Pemandian Air Panas



Kami kira kita akan berhenti dan turun di Pulau Marisa, namun ternyata kapal hanya mengelilingi Pulau Marisa dan kita dipersilahkan untuk foto-foto dari atas kapal. Pulau Marisa hanya sebuah pulau kecil dengan ciri khas banyak pohon kelapa menjulang tinggi dan dilator belakangi oleh Gunung Seminung.

Pulau Marisa dari Atas Kapal

Setelah puas mengeliling Pulau Marisa, kami pun diantarkan ke Pemandian Air Panas Danau Ranau. Masuk ke lokasi ini dikenakan tariff Rp. 5.000/orang dan untuk sewa ban dikenakan tarif Rp. 5.000/ban. Pemandian air panas danau ranau ini diluar ekspektasi saya L karena saya terbiasa dengan pemandian air panas di Kawah Darajat dan Cipanas Garut. Pemandian Air Panas Danau Ranau ini kurang terkelola dengan baik, kebetulan saat kami berkunjung kesini, kondisi air kolam belum terlalu banyak (pengaruh kemarau katanya). Kondisi dinding kolam banyak yang rusak, lantai kolam pun hanya pasir biasa, selain itu tidak terdapat kamar bilas, dan hanya terdapat ruang ganti yang kondisinya cukup kotor. Tetapi kalau untuk sekedar berendam mungkin bagus juga.

Pemandian Air Panas Danau Ranau

Setelah puas bermain air di Kolam pemandiannya, kami pun bergegas pulang kembali menuju kawasan Wisma Pusri. Sambil menunggu kapal jemputan datang, kami pun menikmati darmaga sembari berfoto-foto, karena kebetulan langin dan cuaca siang ini mendukung.

 Darmaga Kolam Pemandian Air Panas Danau Ranau

Menikmati pemandangan dari dalam kapal

Setelah puas berada di Danau Ranau kami pun bergegas pulang ke rumah, namun sebelumnya kami mampir dulu di Air Terjun Subik Tuha yang lokasinya hanya berjarak sekitar 300 meter dari Wisma Pusri. Dari lokasi Air terjun ini, kita juga bisa menikmati pemandangan Danau Ranau, Gunung Seminung, dan persawahan yang begitu menenangkan mata dan pikiran.

Pemandangan indah dari lokasi Air Terjun Subik Tuha

Masuk ke lokasi Air Terjun Subik Tuha ini dikenakan biaya kebersihan sebesar Rp. 2.000/orang. Kita bisa menikmati air terjun secara dekat ataupun dari jauh dengan berdiri di atas jembatan yang sengaja dibuat untuk wisatawan ini.

Air Terjun Subik Tuha

Sekian cerita sehari saya di Danau Ranau, bagi yang ingin liburan ke Danau Ranau ada baiknya pesan kamar jauh-jauh hari apalagi saat high seaseon, sebenarnya di sekitaran lokasi wisma pusri banyak losmen-losmen ataupun penginapan warga yang bisa disewa, namun saya kurang tahu kontak yang bisa dihubungi. Selain itu, bagi yang berencana menginap di Danau Ranau, ada baiknya membawa bekal makan dan makanan dari rumah, karena di lokasi ini jarang penjual dan kalaupun ada harganya cukup mahal.


Selamat berlibur dan mengunjungi Danau Ranau :)))

 

1 komentar: