Senin, 07 Desember 2015

MENJELAJAH KOTA SEMARANG (Part 1)



Rasanya kurang afdhol kalau pergi ke kota baru tanpa mencicipi kuliner dan berkeliling kota, maka kami memutuskan untuk sewa mobil beserta supir dan perjalanan pun kami mulai pagi hari. Kami menyewa mobil di Sembrani Rent Car (No HP 082328221020). Sembrani Rent Car bisa dilihat di link berikut http://www.semberani.com/ Rental ini fast respon, mobilnya baru-baru, dan supirnya kemarin ramah dan taat beribadah. Kalau mau mampir ke Semarang silahkan kontak Pak Kuswandi (No HP 082326240602). Kemarin kami sewa untuk waktu 12 jam mobil Xenia baru dengan harga Rp. 300.000 (mobil+driver), bensin kami isi Rp. 100.000, dan tip untuk supir.

Perjalanan di kota Semarang kami awali dengan belanja batik. Kalau pergi ke daerah baru, saya pasti berburu kain khasnya. Kami pun mengunjungi Sentra Batik Semarang di Kampung Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur. Atas petunjuk dari Pak Supir kami mengunjungi toko Batik Pendowo.


Beberapa koleksi batik di Toko Pendowo

Toko Batik Pendowo memiliki banyak pilihan batik, dari mulai kain hingga ke pakaian batik yang sudah dijahit. Harga batiknya variasi, tergantung jenis dan kualitas tentunya. Untuk batik tulis yang saya beli bisa dibeli mulai Rp. 100.000-300.000. Penjualnya pun ramah. Alhasil saya pun memborong beberapa kain batik untuk oleh-oleh di toko ini.

Setelah puas berbelanja batik, kami pun pergi menuju Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Tidak cukup hanya mengunjungi kawasan masjid saja, kami pun naik ke atas menara masjid, dengan tariff Rp. 7.000/orang kita bisa naik ke atas menara hingga lantai ke 19. Di atas menara kita bisa menggunakan teropong untuk melihat pemandangan di sekitar MAJT dengan tariff Rp. 1.000/3 menit (uang koin 1000, kalau tidak bawa ada tempat penukaran koin di dalam menara). Pada saat turun kami pun menyempatkan diri untuk mampir di lantai 2 dan 3 untuk melihat museum MAJT. Di dalam museum ini terdapat sejarah-sejarah penyebaran Islam di Pulau Jawa, pakaian khas Islam, serta proses pembangunan MAJT.

 Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah

Setelah puas mengelilingi kawasan MAJT, kami pun melanjutkan perjalanan dan mampir di toko oleh-oleh Wingko Babad khas Semarang. Menurut informasi dari Pak Supir, Toko Wingko Babat Cap Kereta Api merupakan Wingko Babad paling terkenal di Kota Semarang. Kami pun membeli beberapa buah Wingko Babad dengan beberapa jenis varian rasa, seperti rasa nangka, cokelat, pisang, dan tentu saja rasa original. Harga Wingko Babad sekitar Rp. 3.700/buah. Selain menjual Wingko Babad, toko ini pun menjual berbagai macam oleh-oleh khas Jawa Tengah. Di dalam toko ini, terdapat Mini Garden yang bersih dan menyejukkan mata :)

 Toko Wingko Babad Cap Kereta Api

Setelah membeli Wingko Babad, kami pun pergi menuju Kota Lama (Kalau di Jakarta seperti Kota Tua). Berhubung Kota Semarang cukup panas di siang hari, maka kami pun memutuskan untuk tidak turun dari mobil, melainkan hanya mengelilingi kawasan Kota Lama menggunakan mobil :D

 Kota Lama Semarang

Setelah mengelilingi Kota Lama, kami pun mampir sebentar di Lawang Sewu. Berkunjung ke Semarang, tentu harus dong mampir ke Lawang Sewu. Masuk ke Lawang Sewu dikenakan tarif Rp. 10.000 untuk dewasa, dan Rp 5.000 untuk anak atau pelajar. Yang mengagumkan bagi saya, di Lawang Sewu ini ada fasilitas Ruangan Menyusui, walaupun kemarin saya tidak sempat masuk, tetapi hal tersebut membuat saya mengapresiasi terhadap tempat ini. Jarang sekali rasanya mengunjungi tempat wisata yang disediakan ruang menyusui.

Beberapa bangunan dan kereta api di dalam Lawang Sewu
 
 Di dalam kawasan Lawang Sewu terdapat pohon yang rindang, bisa menjadi tempat pelepas lelah

Tampak samping Lawang Sewu

 Tampak Depan Lawang Sewu


Hari sudah siang, perutpun mulai bergoncang, kami pun mencari makanan khas Semarang untuk menenangkan perut yang sudah mulai bergoncang. Atas rekomendasi dari Pak Supir, kami pun memilih tahu gimbal. Tahu Gimbal merupakan salah satu makanan khas Jawa Tengah, berisi tahu, lontong, bakwan udang, kubis, telor ceplok, dan kerupuk udang, lalu disiram dengan kuah kacang. Harganya Rp. 12.000/porsi. Rasanya cukup enak dan membuat kami kenyang.


 Tahu gimbal khas Jawa Tengah

Penjelajahan Kota Semarang saya lanjutkan di chapter berikutnya :)

PEKAN INOVASI LPP RRI TINGKAT NASIONAL DI SEMARANG



Kota Semarang yang kerap kali dikatakan kota Atlas, kota lumpia, kota bandeng presto, kota wingko babad, kota apa lagi ya??

Saya ga pernah berencana untuk liburan ke Semarang, apalagi dalam waktu dekat2 ini. Memang Tuhan itu selalu punya rencana untuk umatnya.

Berawal dari mewakili kantor untuk presentasi lomba handycraft dalam rangka pekan inovasi LPP RRI di RRI Palembang kami membawakan handycraft berbahan dasar daun karet, ternyata kami masuk menjadi 5 besar di RRI Palembang. Dari 5 besar tersebut dilombakan kembali dan kami masuk jadi Juara pertama. Juara pertama dari masing-masing RRI dilombakan di RRI pusat (melalui rekaman video) dan Alhamdulillah kami masuk tiga besar (total 150an peserta dari seluruh Indonesia). Tiga besar ini dilombakan kembali dalam Grand Final Pekan Inovasi Nasional LPP RRI bertempat di RRI Semarang.

 Handycraft pembatas buku dan pigura berbahan dasar daun karet

Berhubung saya kalau dinas kemana2 selalu bawa anak, dan sang Bapak yang belum pernah ke Semarang, akhirnya kami memutuskan untuk pergi sekeluarga ke Semarang. Tiket PP dan hotel pun segera kami booking. Maka penjelajahan menuju Semarang-pun dimulai….
Singkat cerita, sampailah kami di Bandara Ahmad Yani Kota Semarang, kami dijemput oleh mobil hotel. Kami menginap di MG Suites Maves Hotel, di Jalan Patempen Jalan Gadjah Mada. MG hotel ini ternyata masuk ke jalan yg agak kecil, namun ternyata saat masuk ke dalam kamar hotelnya, bagus dan rekomended untuk harga sekitar Rp. 420.000 hotel ini memuaskan. Kamar hotel memiliki konsep seperti apartement, jadi ada dapur, ruang TV, kamar mandi, dan kamar yang terpisah-pisah. Jarak menuju Kawasan Simpang Lima memang agak jauh sih, melewati dua traffic light dan kalau naik taksi bayar sekitar Rp. 15.000. Hotel ini memiliki kolam renang di tempat area makannya. Jadi kalau anak2 pasti betah deh :D

Kamar dan kolam renang di MG Suites Maves Hotel Semarang

Malam pertama dan malam kedua di Kota Semarang kami hanya menghabiskan waktu untuk bulak-balik Hotel dan RRI Semarang dalam rangka Tekhnikal Meeting, lomba, dan penganugerahaan juara. Alhamdulillah kami dapat juara pertama dalam lomba handycraft Pekan Inovasi Nasional LPP RRI Tahun 2015.
Presentasi Lomba Handycraft dan Penganugerahaan Juara

Semoga handycraft berbahan dasar daun karet ini bisa bermanfaat bagi banyak pihak. amin..

Nahhh,, ga seru dong kalau sudah di kota orang dan baru pertama datang, terus ga jalan2. hehe... Maka penjelajahan Kota Semarang pun kami lakukan...

*cerita bersambung dan berlanjut di halaman berikutnya :)

Rabu, 18 November 2015

Liburan ke Pagar Alam

Hayooo siapa yang ga tau sama Pagar Alam???

Pagar alam merupakan salah satu kawasan pegunungan di daerah Sumatera Selatan. Kalau dari ibu kota Provinsi Sumatera Selatan (Palembang) bisa ditempuh dengan perjalanan delapan jam. Hemmm,, memang sih perjalanannya cukup jauh dan melelahkan. Tapi kalau sudah sampai disana, tentu saja semua rasa capai terbayar. Apalagi kalau sudah penat di kantor dan merasakan kepadatan ibu kota :)

Libur Natal tahun lalu (2014 tepatnya), saya dengan keluarga suami pergi liburan ke Pagar Alam. Sebenernya liburan ini tanpa rencana sih. Berhubung saya belum pernah ke Pagar Alam, jadi suami ngajak kesana dan kebetulan mertua dan adek2 pd datang, yasudah sekalian diajak kesana.

Kami berangkat dari rumah pagi hari, perjalanan melewati daerah Prabumulih, Muara Enim, Lahat, dan sampai di Pagar Alam. Kami istirahat makan di RM Padang di daerah Prabumulih. Jalanan menuju sana cukup bagus dan lebar (berbeda sekali dengan jalanan menuju kawasan OKU Timur). 

Ketika sampai di Kabupaten Lahat, kami membuka "map" dan disana terdapat dua jalan yang bisa ditempuh ke Pagar Alam, jalan satu adalah jalan utama yang biasa dilalui oleh umum dan satu jalan lagi merupakan jalan baru dan relatif lebih dekat jaraknya. Dengan modal nekat, sang suami pun ikutin jalan baru.. Jalan baru ini ternyata masih sangat sepi, sempit, dan tanjakannya cukup curam (lewat jalan ini tidak ngelewatin tanjakan curam "Z"), tapi pemandangannya dan jalannya cukup bagus sih. 


Kawasan kebun teh Gunung Dempo


Akhirnya sekitar pukul 18 sore kami sampai di Pagar Alam, kami langsung menuju kawasan Gunung Dempo. Masuk kawasan Gunung Dempo ternyata dikenai biaya retribusi per mobil kalau tidak salah sekitar Rp. 25.000. Setelah bayar, kami langsung menuju atas lalu disuguhi pemandangan kebun teh dan langsung terasa semilir angin pegunungannya. Kami menginap di Vila Seganti Setungguan yang lokasinya memang berada paling atas dibanding penginapan lainnya. Sebenarnya banyak penginapan di bawah saat memasuki kawasan Gunung Dempo. Namun, berkat rekomendasi dari teman2 kami memilih Vila Seganti Setungguan.

Vila Seganti Setungguan

Vila Seganti Setungguan ini merupakan mess pemerintah Kabupaten Lahat yang dibuat menjadi penginapan untuk umum. Vila ini terbuat dari kayu2, kamarnya terdiri dari banyak tipe, parkirnya luas, dan pelayanannya ramah. Disini juga tersedia makanan ko, jadi ga perlu khawatir kalau kelaperan :D


Bagi yang mau liburan di Pagar Alam dan berencana menginap di Vila Seganti Setungguan coba pesan kamar terlebih dahulu, karena kalau sedang musim liburan biasanya ramai pengunjung. Bisa hubungi Pak Nanang Rusmasi (08127390030), Pak Anjar Rahmat (08127332313). 

Besok paginya rasanya malas sekali beranjak dari tempat tidur, udaranya yang dingin sekali sehingga badan pun rasanya malas beranjak dari kasur :D Pagi harinya kami hanya berkeliling disekitar kawasan penginapan saja, menikmati udara segar dan sejuknya Gunung Dempo, sambil menikmati Gunung Dempo sebelum tertutup kabut.
 
 Pemandangan Gunung Dempo dari Vila Seganti Setungguan

Setelah menikmati sarapan yang dipesan di Vila, kami pergi menuju Tugu Rimau. Ternyata perjalanan menuju Tugu Rimau yang memiliki ketinggian 1820 mdpl ini cukup jauh ya, dengan jalan yang berkelok2, menanjak, dan cukup sempi, namun saat sampai ke Tugu Rimau terbayar rasa lelahnya, karena kita bisa melihat pemandangan Kota Pagar Alam dari atas dengan latar pegunungan teh :)
 
 
Tugu Rimau di atas ketinggian 1820 mdpl

Setelah pulang dari Tugu Rimau kami menuju Kota Pagar Alam untuk membeli oleh-oleh khas Pagar Alam, tentu saja buah alpukat yang kami beli. Tapi sayang, karena keasyikan membeli oleh2 jadi lupa memfoto. hehe.. Tapi oleh2 khas Pagar Alam cukup mudah ditemui ko, ada beberapa toko disekitar kawasan Kota Pagar Alam.

Kawasan teh milik PT Perkebunan Nusantara VII Pagar Alam

Esok harinya, kami pulang menuju kota Palembang lagi. Di perjalanan pulang, kami mampir di curug (air terjun) Lematang Indah. Air terjun ini berada di pinggir jalan menuju kota Palembang. Untuk mencapai air terjun ini kita harus turun kebawah menuju pinggiran sungai Lematang Indah, dan harus menyebrang menggunakan perahu karet untuk bisa menikmati pemandangan air terjun lematang indah.

menikmati Air terjun lematang indah dengan perahu karet

Diperjalan pulang, kita bisa menemui pedagang2 lemang (bambu yang berisi ketan dan dipanggang) dan pedagang tempoyak juga durian. 
 
Sekian cerita liburan kami di Pagar Alam, ayo berkujung ke Pagar Alam :)))

Senin, 16 November 2015

HOREEE Palembang Punya Pantai \^_^/


Beberapa waktu lalu saat musim kemarau panjang yang melanda hampir seluruh wilayah di Indonesia, termasuk juga Palembang dan sekitarnya, kebetulan kami mudik ke daerah komering tepatnya OKU Timur tempat Tombay & Akas-nya Khaira Aqila (red: kakek & nenek). Di komering ini terkenal dengan sungai komeringnya, tentu selain duku komeringnya ya :D

Biasanya saat musim hujan, sungai ini akan meluap ataupun pasang. Dengan momen kemarau gini, air pun kering dan pasir putihnya bisa keliatan dan menjadi area bermain. Pasirnya putih bersih lo, ga kalah lah dengan pasir di pantai Bangka sana. hehee...






Momen kaya gini pas nih ngajak Khaira Aqila yang kebetulan memang hobi maen pasir dan air, permainan diluar ini juga bisa melatih motorik halus anak lo, dengan belajar menggenggam dan melepaskan pasir2 di tangannya. selain itu, mengenalkan anak dengan mana daratan, perairan, dan udara juga jd momen yang pas..



Kalau ditanya mana sungainya?? ini sungainya. hehee...





Sampai ketemu di musim kemarau berikutnya ya :))) tapi semoga kemaraunya tidak seekstrim tahin ini dan ga ada lagi bencana kabut asap. amin... :)



Rabu, 11 November 2015

KUMPULAN MPASI USIA 8 BULAN KEATAS

Setelah bayi berusia delapan bulan, bayi sudah boleh makan diajari untuk makan olahan dari keju, yoghurt, kuning telur, kiwi, buah naga, beet root, dan makanan-makanan lainnya. tentu saja semua makanan baru tersebut harus dilihat rekasi alergi pada tubuh bayinya.

Berikut foto beberapa menu MPASI Khaira Aqila saat usia delapan bulan :)

Mulai nyobain buah kiwi, kuning telur, keju, dan yoghurt (plain)
 

kalau ini sih menu biasa cuma teksturnya lebih kasar 

nyobain menu nasi kukus ekspress dari bukunya "mamaku koki handal"

buburnya cuma nasi putih biasa yang sudah ga dihalusin lg, ditambah ikan lele + saus beet root


ini namanya brojag oat pelangi, resep dari buku "mamaku koki handal", ini cuma oat yg dicampur2 dengan jagung, brokoli, dan kaldu saja :)

ini menu biasa saja :)

meat in gravy ini bisa dijadikan frozen food lo,, jadi biasanya klo traveling bawa ini dan saat dilokasi tinggal dicemplungin k slowcooker deh beserta buburnya :)


menu biasa yang divariasikan :)

double karbo :)

nyoba bikin snack dari oat, keju, unsalted butter,, si anak doyan ;)

Usia 9 bulan keatas, anak sudah bisa makan semua jenis makanan dengan tanpa penambahan gula garam tentunya. setelah satu tahun, baru dikenalkan dengan gula garam namun tidak berlebih.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasi :)







Selasa, 10 November 2015

PENAMPAKAN MPASI KHAIRA AQILA (PURE MIX KARBO)

Setelah bayi kita lulus tes alergi dengan single menu, saya coba campur2 beberapa bahan ke dalam menu MPASI-nya, sekalian bereksperimen la ya :D berikut penampakan2 menu yang saya kasih ke bayi saya..

 Coba masukin ati ayam ke dalam menunya. dan apa reaksinya?? tentu tidak suka,, ahhhh pdhl mamanya suka bgt sama ati ayam, ini pasti bawaan dr papanya yg anti sama perhati2an :'(

klo menu ini jangan ditanya pasti habis, semua yg berhubungan dg jagung itu pasti habis bahkan nambah :D

Nyobain pure pear di sarapannya, dan si anak memang ga doyan sama buah pear :(


 menu pure buah dan sayur biasanya diberikan di pagi hari, dan karbo biasa diberikan sekitar pukul 10 pagi

 menu campur2 ini lebih mudah masaknya menggunakan slow cooker, tinggal cemplung2, setelah masak tinggal di grinder.

Sekian penampakan MPASI usia 7 bulan, setelah mulai dicampur2 antara karbohidrat, protein, dan sayuran :)
semoga bermanfaat :)


Selasa, 03 November 2015

PENAMPAKAN MENU MPASI KHAIRA AQILA (PURE BUAH) :D

Wah sudah lama banget ini ga ngaplod di blog, walalupun anaknya sudah mau 2 tahun, tapi karena banyak juga yg suka nanya2 tentang MPASI, yaudah deh foto2 penampakan MPASInya ditampilin aja ya :D

MENU PURE USIA 6 BULAN

* Dulu pertama kali kasih MPASI itu pure alpukat selama 2 hari berturut2, reaksinya agak mengernyitkan dahi. hahaa tapi tetep dimakan ko :D


pake kursi hanya bertahan 2 hari, selebihnya ngampar di bawah :D

* hari ketiga dikasih pure pear, ternyata oh ternyata anaknya ga mau. ehh cerita orang2 anak yg baru MPASI ga suka pear kuning krna rasanya agak kecut, sempet dicoba pear xiang lie, ehh si anak doyan :D

Pure pear yg gagal dimakan abis :D

 pure apel, jangan lupa untuk usia 6 bulan apelnya dikukus terlebih dahulu ya :)

pure labu kuning :)

pure pisang cavendish :)

pure mangga :)

pure pepaya :)

 pure semangka kuning :) 

pure ubi ungu :)

* Semoga bermanfaat ya :))))